Kamis, 19 Januari 2012

Integrasi Sosial


Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan melihat berbagai pertentangan atau perbedaan pendapat antara satu sama lain atau antar kelompok, namun hal itu merupakan hal yang biasa dan perbedaan tersebut akan menghasilkan sesuatu pendapat yang baru apabila dapat diambil hikmah dibaliknya.
            integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.jadi akan terjadi suatu ikatan atara kelompok atau individu untuk saling bergantung dan saling membantu untuk terciptanya tujuan tersebut, namun dalam kehidupan nyata tak semua hal berjalan seperti apa yang diimpikan contohnya pertentangan yang masih hangat-hangat nya adalah pertentangan di gedung DPR yang akan melakukan pmborosan anggaran Negara sampai ber milyaran rupiah, contoh lain adalah pertentagan antara buruh dan pihak perusahaan pabrik, dimana buruh meminta kenaikan upah minimum.Berbagai macam pertentangan memang sangat sulit untuk dihadapi, namun bukan berarti tak ada jalan keluarnya, baik secara musyawarah ataupun mufakat.
            Dalam sebuah pendapat pasti ada bebrapa hal yang mendorong terjadinya pertentanganberikut adalah factor pendorongnya :
A. Faktor Internal :
  • kesadaran diri sebagai makhluk sosial
  • tuntutan kebutuhan
  • jiwa dan semangat gotong royong
B. Faktor External :
  • tuntutan perkembangan zaman
  • terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
  • persaman visi, misi, dan tujuan
  • sikap toleransi

Setiap individu ingin menyelesaikan masalahnya dengan keuntungan pada diri masing-masing, namun adakalanya kepentingan itu haruslah menguntungkan bersama sehingga tak ada seorangpun yang merugi, jikalau ada maka persempit kerugian itu atau perkecil persentasi kerugian yang ada, pengambilan keputusan yang tenang dengan hati yang bersih akan menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak yang saling bertentang pendapat.
Sumber        :
/id.wikipedia.org

Kamis, 12 Januari 2012

Penanggulanan SARA


Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam kepualauan, dimana kepulauan tersebut memiliki berbagai macam adat istiadat yang mengambarkan cirri khas penduduk setempat, karena Indonesia memiliki berbagai macam kebudayaan maka kita sebagai warga negara harusla saling menghormati antar sesame suku bangsa.SARA merupakan kepanjangan dari Suku Agama Ras dan Antar golongan, jadi ketika kita berbuat sesuatu janganlah perbuatan kita didasari pada SARA Ini karena hal tersebut dapat menimbulkan keericuhan dari berbagai pihak yang merasa dirugikan atau dilecehkan,contoh kecil yang dapat kita lihat adalah apabila seseorang berpandangan mengenai seseorang yang didasari pada identitas seseorang yaitu : perang antar suku di daerah Kalimantan, terjadi tragedi Sampit, akibat dari perang sampit suku terpecah belah, dan suasana menjadi sangat menegang saat terjadinga perang tersebut, hal yang demikian tentu kita sangat tidak menginginkan terulang kembali , bahkan dampak parahnya dari perang tersebut maka banyak adat atau suku yang ingin meninggalkan diri atau melepaskan kedaulatan dari Indonesia sehingga membetuk negara baru.
            Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk meenanggulangi cara pandang kita terhadap seseorang, diantaranya     :
·         Membangun nilai moral kita akan sesame
·         Saling menghargai satu sama lain
·         Menjunjung nilai Nasionalisme
·          Saling gotong royong

Hal tersebut tentu akan menjadi sebuah tulisan belaka jika tak ada kesadaran akan individu untuk mau berubah, untuk saling menghargai satu sama lain tanpa melihat status orang tersebut.Bhineka tunggal ika adalah semboyan dari bangsa Indonesia yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu jua, semboyang ini sudah lama melekat pada diri warga negara Indonesia sejak kecil dan akan tetap ada hingga akir hayat, tidak ada satu orang pun yang meng inginkan perpecahan atau peperangan terjadi, setiap individu pasti meng inginkan kebahagiaan pada dirinya.
Ketika kita mencoba untuk tidak pandang status pada orang lain maka mungkin tak akan ada lagi peperang yang terjadi di bumi nusantara kita ini.