Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan melihat berbagai pertentangan atau perbedaan pendapat antara satu sama lain atau antar kelompok, namun hal itu merupakan hal yang biasa dan perbedaan tersebut akan menghasilkan sesuatu pendapat yang baru apabila dapat diambil hikmah dibaliknya.
integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.jadi akan terjadi suatu ikatan atara kelompok atau individu untuk saling bergantung dan saling membantu untuk terciptanya tujuan tersebut, namun dalam kehidupan nyata tak semua hal berjalan seperti apa yang diimpikan contohnya pertentangan yang masih hangat-hangat nya adalah pertentangan di gedung DPR yang akan melakukan pmborosan anggaran Negara sampai ber milyaran rupiah, contoh lain adalah pertentagan antara buruh dan pihak perusahaan pabrik, dimana buruh meminta kenaikan upah minimum.Berbagai macam pertentangan memang sangat sulit untuk dihadapi, namun bukan berarti tak ada jalan keluarnya, baik secara musyawarah ataupun mufakat.
Dalam sebuah pendapat pasti ada bebrapa hal yang mendorong terjadinya pertentanganberikut adalah factor pendorongnya :
A. Faktor Internal :
- kesadaran diri sebagai makhluk sosial
- tuntutan kebutuhan
- jiwa dan semangat gotong royong
B. Faktor External :
- tuntutan perkembangan zaman
- terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
- persaman visi, misi, dan tujuan
- sikap toleransi
Setiap individu ingin menyelesaikan masalahnya dengan keuntungan pada diri masing-masing, namun adakalanya kepentingan itu haruslah menguntungkan bersama sehingga tak ada seorangpun yang merugi, jikalau ada maka persempit kerugian itu atau perkecil persentasi kerugian yang ada, pengambilan keputusan yang tenang dengan hati yang bersih akan menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak yang saling bertentang pendapat.
Sumber :
/id.wikipedia.org